Langsung ke konten utama

Postingan

curahan hati(nya!)...

haaah. setelah sebulan lebih berantem nggak jelas, akhirnya diputuskanlah untuk saling berbaikan... alhamdulillah..... rasanya lega banget, nggak kepikiran lagi, harusnya dari kemaren2 aja kayak gini yah, hhe... tapi... dia bilang begini sama gue. Aku sakit Bila menatap matamu Sadarku bahwa engkau bukan milikku Aku sakit Bila ku mengagumimu Sadarku kau tak pernah mengagumi ku Bangunkan aku dari tidur panjangku Sadarkan aku dari mimpi tentangmu Ku salah bila ku berharap padamu Salah ku paksa kau tuk mengagumi ku Kau tak tau perasaan ku Dan ku tak mau kau tau Aku sakit Jika kau tau hatiku Karna diriku tak berarti bagimu Aku sakit Bilakah kau sembuhkan aku Tak mungkin, tak mungkin sungguh tidak mungkin maafkan aku...

My Last Partner ^^

Gue kenal sama bocah  tengil gara2 MTK. Pas kapan ya tepatnya? Mungkin UNTAR... Lalu keisengan gue mengikutsertakan dia saat olimpiade, sehingga gue deket sama dia. Hmm,, ada dasarnya kok. Emang dia dapet nilai tertinggi waktu itu... Dan dia memang hasil pelatihan di IPB, jadi gue merasa nggak salah pilih... Lagi pula dia memang lebih pintar dari gue, meski entah mengapa dia bisa nggak lolos OSK... Dan dia terlihat sangat sedih dan mungkin menyalahkan gue karenanya T.T Tapi dia orang yang seru, meskipun cara bicaranya kadang mengesalkan (soalnya rada ngerunjak gitu, dianya juga mengakui sih, itu sebabnya kenapa gue manggil dia bocah tengil) Kemudian, dia gue tarik ikut LCTM UPI. Haaahhhh, mohon2nya itu lho... Akhirnya dia bisa gue paksa ^^ Dan ternyata kita bisa, meski pada waktu itu dia nggak begitu banyak mengerjakan soal. Dia agak minder sih. Lalu, Pesta Sains 2010. Hari terakhir di Bogor, gue kabur sama dia keliling IPB ^^ Haha gue seneng waktu itu.. Meskipun ...

4 Bulan Menjelang UN...

4 bulan menjelang UN. iya yah, udah 4 bulan aja, dan aku seakan tidak merasakan aliran waktu yang berlalu begitu cepat, membuat kita terlena akan waktu luang, dan terhenyak saat menyadari semua. terlambatkah aku? melihat hasil TO GRAFITY anak2, membuatku minder. ah, mereka saja yang ikut bimbel masih ada yang hasilnya kurang memuaskan, apalagi saya yang memang tidak ikut bimbel sama sekali? hmm... ada sih, semisal Ainina yang mendapat kira2 55%, atau Bima yang mendapat 45,42%... mereka juga seperti saya, tidak ikut bimbel. those're good marks, don't they? masalahnya, saya sama sekali tidak tahu di mana posisi saya saat ini... sudah mampukah saya bersaing dengan ribuan orang di luar sana? ah, persiapan saya mungkin masih sangat sedikit dibanding yang lainnya... saya jadi malu menyadari itu semua.... saya belum siap ternyata...... saya menangis, bersimpuh di hadapan Ilahi, menyadari saya belum ada apa-apanya dibanding mereka semua. saya terlena dengan hal2 tak penting. saya takut...

May I Have a Break?

Hey guys! I need a break, although it's not a break up... Gue capek sama keadaan kayak gini. Sakit hati jadinya. Gue selalu dihadapkan dengan masalah kayak begini. Dan serius, itu nggak enak banget. Gue terus menangis, menangis, mungkin sampai saat ketika gue lelah menangis akan hal begini dan membiarkan semuanya berlalu tanpa ada yang bisa gue kerjakan. Selalu dipertemukan dengan situasi yang bak buah simalakama. Entah apa buah simalakama itu. Yang jelas, apapun keputusan yang gue ambil, semuanya terasa salah. Merasa sendiri, tanpa ada yang mau coba mengerti keadaan. Yah, ada sih, satu orang yang mengerti akan apa yang sebenarnya terjadi. Tapi gue yakin, dia tak akan bisa membantu banyak saat itu. Gue lelah diperlakukan seperti ini terus, tapi gue juga nggak bisa berbuat banyak, karena apapun yang gue lakukan nggak akan bisa mengubah banyak keadaan. Gue cuma bisa berharap sang waktu akan membantu gue menyembuhkan luka ini, atau menghapus perlahan keadaan seperti ini...   But...

Elegi Patah Hati

Kembali Bawa kembali hatiku Jangan lagi kau simpan jiwaku Ingin kusatukan kembali keping kalbu yang berserak Mengumpulkan sisa-sisa kekuatan yang mungkin masih ada Tanpamu Pergi Meski rasaku takkan pernah mengizinkanmu lari Tapi hatiku berkata harus Demi kebaikan dan keutuhan jiwa Membiarkanmu menghilang dari hadapan Adalah pilihan terbaik yang bisa ku ambil Saat ini Tinggal Tak boleh meninggalkan kenanganmu di sudut memori Biar tegarku saja yang tetap di sini Menyambut diri yang telah tercabik Menguatkan kaki, menegakkan raga Menyusun lengkungan senyum di bibir Selamanya... #nggak jelas banget ^^