Aku
nggak ngerti sampe sekarang, kenapa teman dekatku, baik semasa SMA maupun kuliah, suka sama aku.
Anto.
Aku
merasa aneh dengan dia akhir-akhir ini. (toh, aku deket sama dia juga
akhir-akhir ini kok, hehe)
Awalnya
dari osjur, aku sering memercayai dia untuk mengantarkanku pulang ke kosan
kalau aku sedang sakit.
Lalu,
e-mail itu, yang aku juga aneh sendiri, dan pada akhirnya aku bawa bercanda
aja.
Panggilan
itu, yang diakuinya dibuat agar berbeda dari panggilan anak2 lain; meskipun sekarang orang lain juga memakai
panggilan itu gara-gara dia.
Dia
yang tiba-tiba chat dg kata-kata "udah sembuh?" padahal aku nggak
pernah bilang sama dia kalau aku sakit, dan dia ingat bahwa aku nggak masuk
lebih banyak saat weekend. ;D
Dia
yang dengan anehnya ingat kalau kemampuan visualku parah, padahal aku udah lama
cerita itu.
Dia
yang tiba-tiba bijak (hahaha) dan menghiburku saat aku menangis (aduh, aku malu
kalau ingat bahwa aku pernah menangis di depannya dan Fadhli :'|) -tapi habis
itu bijaknya hilang padahal aku lebih suka dia yang bijak, katanya sih dia
nggak tega sama aku, nanti ga ada yg bisa dia bully zzz-
Dan
kaya waktu pas kumpul angkatan, dia dan aku ngobrol banyak, udah kaya
lama nggak ketemu (emang iya sih, seminggu lebih), dan kata2 pertamanya adalah
"udah pulang?" padahal aku ga pernah cerita sama dia kalau aku
pulang.
Hmm, maybe
he's only trying to be a good comrade for me…
(yang
ini dibold, di-underline, digedein, diapain lah biar aku nyadar dan nggak jadi
keGRan)
*eh
tapi, berusaha menjawab pertanyaan di awal nih.
Apakah memang laki-laki dan perempuan tidak bisa
hanya menjadi teman saja?
Komentar
Posting Komentar